Kebakaran di Asuli, Respon Cepat Disdamkar Lutim Kerahkan Armada Kendalikan Kebakaran

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kabupaten Luwu Timur sigap dan langaung mebgerahkan personil untuk mengendalikan kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan Flamboyan, Desa Asuli, Kecamatan Towuti, Jumat (1/5/2026) siang.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.05 WITA tersebut menghanguskan tiga unit rumah warga. Begitu menerima laporan dari masyarakat, Disdamkar Luwu Timur langsung mengerahkan personel dan armada pemadam dari sejumlah pos untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Luwu Timur, Guntur Hafid, mengatakan koordinasi cepat antarpos menjadi faktor penting dalam upaya pengendalian api sehingga tidak menjalar lebih luas ke rumah-rumah di sekitar lokasi.

“Setelah menerima laporan, personel dari Pos Damkar Towuti segera bergerak ke lokasi. Dukungan dari Pos Damkar Wasuponda dan Pos Mako juga langsung dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lainnya,” ujar Guntur.

Menurutnya, kondisi bangunan yang berada dalam kawasan permukiman padat membuat petugas harus bekerja ekstra untuk mengendalikan kobaran api.

Selain personel Damkar, proses penanganan juga melibatkan Fire Emergency Services (FES) PT Vale, Tagana Dinas Sosial, TNI, Polri, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pemadaman.

Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari salah satu rumah warga. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, tiga rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat peristiwa tersebut. Sementara para korban terdampak untuk sementara mengungsi secara mandiri di rumah kerabat terdekat.

Guntur Hafid mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dan penggunaan peralatan yang berisiko memicu kebakaran dalam kondisi aman.

Hingga saat ini, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.(*)