Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Luwu Timur kembali menunjukkan bahwa tugas mereka tidak hanya memadamkan kebakaran. Dalam satu hari, Sabtu (27/6/2026), personel Damkar berhasil menuntaskan tiga operasi penyelamatan berbeda yang membutuhkan respons cepat dan penanganan profesional.
Aksi pertama dilakukan sekitar pukul 20.00 WITA saat seorang warga datang langsung ke Mako Damkar meminta bantuan melepaskan cincin yang terjepit di jarinya. Personel Regu 03 yang sedang bertugas segera melakukan penanganan menggunakan peralatan khusus.
Hanya dalam waktu sekitar 10 menit, cincin berhasil dilepaskan dengan aman tanpa menimbulkan luka pada jari warga.
Tak lama berselang, Regu 03 kembali menerima laporan mengenai sebuah pintu rumah yang terkunci di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili. Personel segera bergerak menuju lokasi dan melakukan pembukaan pintu secara hati-hati menggunakan peralatan penyelamatan agar tidak merusak bagian rumah.
Berkat respons cepat petugas, pintu berhasil dibuka dalam waktu singkat dan situasi dapat ditangani tanpa kendala.
Pada malam harinya, sekitar pukul 22.05 WITA, Call Taker 112 kembali menerima laporan dari seorang warga bernama Talita terkait telepon genggam yang terjatuh di sela-sela sambungan Jembatan Malili yang menghubungkan ke Desa Wewangriu.
Regu 01 Posko Malili langsung menuju lokasi dan tiba beberapa menit kemudian. Dengan mengutamakan keselamatan, petugas melakukan proses evakuasi menggunakan peralatan yang sesuai hingga akhirnya berhasil mengangkat telepon genggam tersebut dari celah jembatan. Operasi selesai sekitar pukul 23.15 WITA dalam keadaan aman dan lancar.
“Rangkaian operasi penyelamatan tersebut menjadi bukti bahwa peran Damkar tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai kondisi darurat yang membutuhkan kecepatan, ketelitian, dan keterampilan petugas” ujar Kadisdamkar Lutim, Guntur Hafid.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Luwu Timur mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan menangani sendiri situasi yang berpotensi membahayakan, seperti cincin yang terjepit atau kondisi darurat lainnya. Warga dapat memanfaatkan layanan darurat 112 atau mendatangi Mako Damkar untuk mendapatkan bantuan secara cepat, aman, dan profesional.(*)
