LUWU TIMUR – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Luwu Timur, Sarkawi Hamid, mendampingi puluhan petani dan nelayan mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang dipusatkan di Provinsi Gorontalo. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas pelaku sektor pertanian dan perikanan melalui pertukaran pengalaman serta pemanfaatan teknologi.
Rombongan asal Kabupaten Luwu Timur yang terdiri dari sekitar 40 petani dan nelayan tiba di Gorontalo pada Jumat (19/6/2026). Kehadiran mereka menjadi bagian dari partisipasi daerah dalam agenda nasional yang mempertemukan pelaku pertanian dan perikanan dari berbagai wilayah di Indonesia.
Sarkawi mengatakan keikutsertaan Luwu Timur pada PENAS XVII merupakan langkah penting untuk memperluas wawasan petani dan nelayan terhadap berbagai inovasi yang telah diterapkan di daerah lain.
“Hari ini kami dari Komisi II DPRD Luwu Timur tiba di Gorontalo bersama sekitar 40 petani dan nelayan untuk mengikuti Pekan Nasional Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026,” ujar Sarkawi.
Ia menjelaskan, PENAS bukan sekadar ajang pertemuan tahunan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang memungkinkan para peserta saling bertukar pengetahuan, membangun jejaring, serta mengenal perkembangan teknologi di bidang pertanian dan perikanan.
“Melalui kegiatan ini, petani dan nelayan dari seluruh Indonesia dapat saling berbagi pengalaman sekaligus mempelajari berbagai inovasi yang dapat mendukung peningkatan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” katanya.
Menurut Sarkawi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membangkitkan motivasi para petani dan nelayan untuk terus berkembang sebagai pelaku utama dalam pembangunan sektor pertanian dan perikanan.
Ia berharap berbagai pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti PENAS XVII dapat diterapkan di Kabupaten Luwu Timur sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan hasil produksi, kesejahteraan petani dan nelayan, serta mendukung upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah maupun secara nasional.
