Lima Desa di Luwu Timur Dinobatkan sebagai Desa Tangguh Bhayangkara

Sarambang.id – Polres Luwu Timur menetapkan lima desa sebagai Desa Tangguh Bhayangkara dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Kelima desa tersebut adalah Desa Lumbewe (Kecamatan Burau), Puncak Indah (Kecamatan Malili), Kalaena (Kecamatan Kalaena), Watangpanua (Kecamatan Angkona), dan Desa Teromu (Kecamatan Mangkutana). Penobatan ini diumumkan dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar di halaman Mapolres Luwu Timur, Senin (1/7/2025).

Kapolres Luwu Timur, AKBP Zulkarnain ini merupakan bentuk dari sinergi antara Polri dan masyarakat desa dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Desa Tangguh Bhayangkara adalah bentuk kolaborasi aktif antara Polres dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.” ujar Kapolres.

Sebagai bagian dari dukungan tersebut, Polres Luwu Timur juga menyerahkan bantuan alat dan sarana pertanian seperti alat semprot elektrik dan bibit jagung unggulan kepada masing-masing desa yang dinobatkan.

Kepala Desa Puncak Indah, Muh Cakir, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Polres terhadap peran strategis desa dalam mendukung pertanian.

“Dengan dinobatkan sebagai Desa Tangguh Bhayangkara, kami merasa lebih termotivasi untuk mengembangkan potensi pertanian di desa. Bantuan dan kepercayaan ini menjadi dorongan besar bagi para petani kami,” tutur Cakir.

Program Desa Tangguh Bhayangkara merupakan inisiatif Polri yang diarahkan untuk mendorong kemandirian desa dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis pangan, perubahan iklim, dan gangguan ekonomi. Di Luwu Timur, lima desa ini menjadi pilot project yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lainnya.