Sarambang.id- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan penguatan kelembagaan pengawas Pemilu di Wisma Trans, Kecamatan Malili, Sabtu (27/9/2025).
Kegiatan yang mengangkat tema “Evaluasi Penyelenggaraan Pengawasan Pemilu dan Pemilu” ini menghadirkan Anggota Komisi II DPR RI, Taufan Pawe, bersama sejumlah narasumber lainnya. Di antaranya Tenaga Ahli DPR RI Zulham Arief, Tim Pemeriksa Daerah DKPP Dr. Mirfan, serta Ketua PGLI Robby Robert Repi.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Luwu Timur, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Luwu Timur, pimpinan partai politik, serta perwakilan organisasi masyarakat.
Ketua Bawaslu Luwu Timur, Pawennari, menjelaskan kegiatan ini bertujuan memperkuat peran kelembagaan sekaligus melakukan evaluasi terhadap berbagai kendala pada Pemilu sebelumnya.
Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi rujukan untuk perbaikan menghadapi Pemilu mendatang.
“Hari ini kita melakukan evaluasi dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk anggota Komisi II DPR RI. Nantinya, apakah hasil evaluasi ini perlu perbaikan dari sisi regulasi maupun non-regulasi akan kita bahas bersama,” ujarnya.
Ia juga menyebut, saat ini Bawaslu RI tengah menyiapkan agenda revisi undang-undang yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu, olehnya itu, masukan dari evaluasi di daerah diharapkan bisa turut memberi kontribusi.
“Misalnya, terkait kewenangan Bawaslu dalam proses penanganan pelanggaran. ada banyak harapan masyarakat terhadap Bawaslu, namun sebagian kewenangan itu belum dimiliki lembaga ini,” tambah Pawennari.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu Timur, Bahri Suli, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran Bawaslu sebagai lembaga pengawas Pemilu.
Menurutnya, Bawaslu memegang tanggung jawab besar untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai aturan, bebas pelanggaran, serta menjunjung asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
“Oleh karena itu, kegiatan evaluasi seperti ini sangatlah strategis. Ini menjadi ruang refleksi untuk menilai sejauh mana pengawasan telah berjalan, sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan yang muncul di lapangan,” tegas Bahri Suli. (*)
