Upaya menjaga disiplin pelajar serta menciptakan lingkungan pendidikan yang tertib dan kondusif, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Luwu Timur melalui personel BKO di sejumlah kecamatan kembali mengintensifkan patroli dan koordinasi tertib pendidikan, Senin (13/04/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Mangkutana, Tomoni, Malili, Towuti, dan Wasuponda secara terpadu.
Di Kecamatan Mangkutana, kegiatan patroli dipimpin oleh Septianus Rante Padang bersama 5 personel dengan menyasar wilayah Desa Maleku, termasuk di SMPN 1 Mangkutana.
“Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan adanya pelajar yang berkeliaran di luar lingkungan sekolah pada saat jam pelajaran berlangsung. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar” Ujar Septianus.
Sementara itu di Kecamatan Tomoni, tim yang dikoordinir oleh Priya Sudarma, bersama empat personel melakukan koordinasi dan pengawasan di sekitar lingkungan sekolah. Petugas menemukan tiga pelajar dari SMPN 1 Tomoni berada di luar sekolah dengan alasan menunggu sesi kedua ujian semester.
Menindaklanjuti hal tersebut, petugas memberikan teguran serta arahan agar para pelajar tetap berada di dalam lingkungan sekolah guna menghindari potensi gangguan ketertiban. Para pelajar kemudian diarahkan untuk kembali masuk ke area sekolah.
Di Kecamatan Malili, patroli tertib pendidikan yang dipimpin oleh Ayyub bersama 6 personel dilaksanakan di wilayah Desa Puncak Indah.
Kegiatan ini difokuskan pada pemantauan aktivitas pelajar selama jam belajar sebagai langkah preventif dalam menekan potensi pelanggaran, dengan situasi yang terpantau aman dan terkendali.
Selanjutnya, di Kecamatan Towuti dan Wasuponda, patroli serupa juga dilaksanakan dengan hasil yang positif. Tim BKO Satpol PP Kecamatan Towuti di bawah koordinasi Asgar Rafi melakukan pemantauan di Desa Langkea Raya, sedangkan tim Kecamatan Wasuponda yang dipimpin Mustari, melaksanakan patroli di Desa Wasuponda dan Desa Tabarano. Dari hasil kegiatan di kedua wilayah tersebut, tidak ditemukan pelajar yang berada di luar lingkungan sekolah selama jam pelajaran berlangsung.
Secara keseluruhan, kegiatan patroli dan pengawasan tertib pendidikan di lima kecamatan tersebut berjalan aman, lancar, dan tertib. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Satpol PP Luwu Timur dalam upaya menegakkan peraturan daerah nomor 9 tahun 2014 tentang penyelenggaraan trantibum serta mendukung terwujudnya kedisiplinan pelajar dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pihak sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan generasi Luwu timur yang tertib dan berkarakter.(*)
