MALILI- Aktivitas pekerjaan proyek lanjutan peningkatan jalan berlangsung di ruas Tarengge – Batas Kota Malili, tepatnya di jalan poros desa Desa Atue, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Pekerjaan yang berada di sisi jalan poros tersebut mendapat perhatian dari sisi keselamatan, mengingat aktivitas konstruksi itu berlangsung di jalur aktif kendaraan berlalu lalang.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Lutim, sekaligus PPK pekerjaan, Hendro, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi elemen penting dalam berlangsungnya pekerjaan. Termasuk keselamatan bagi pekerja hingga pengendara.
Olehnya itu, sejumlah rambu peringatan seperti papan peringatan Hati-hati dan Cone, terpasang dilokasi untuk memberikan informasi kepada pengendara yang melintas.
“Selain rambu peringatan, ada flagman yang bertugas di sekitar area pekerjaan sambil membawa bendera untuk mengatur dan memberikan peringatan kepada pengguna jalan” ujarnya, rabu 23/09/2026.
Menurutnya, keberadaan petugas tersebut menjadi penting karena aktivitas pekerjaan berada cukup dekat dengan badan jalan yang dilalui kendaraan.
Dengan masih berlangsungnya aktivitas konstruksi itu, ia mengimbau pengendara yang melintas di kawasan tersebut agar tetap memperhatikan rambu peringatan, mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman dari area pekerjaan
Di sisi lain, penggunaan perlengkapan keselamatan oleh pekerja serta pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi menjadi bagian penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan selama pekerjaan berlangsung.
Untuk diketahui, proyek pekerjaan lanjutan jalan poros ini menggunakan APBD Luwu Timur Tahun 2026, melalui Dinas PUPR dengan nilai Rp57 Miliar.
Adapun pengerjaan meliputi pembangunan jalur dua sepanjang 2,7 Kilometer termasuk pembangunan saluran di ruas jalan.
Dilanjutkannya proyek Jalur dua ini merupakan komitmen Pemerintahan Irwan Bachri Syam dan Puspawati Husler dalam mendukung jalur transportasi dan alur pergerakan ekonomi masyarakat. (*)
