Angka kemiskinan di Kabupaten Luwu Timur menunjukkan tren penurunan. Pada Maret 2026, persentase penduduk miskin tercatat sebesar 5,52 persen. Capaian tersebut menempatkan Luwu Timur pada posisi kelima dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka tersebut turun 0,27 poin persentase dibandingkan tahun 2025.
Penurunan ini dinilai tidak lepas dari berbagai program Pemerintah Kabupaten Luwu Timur di bawah kepemimpinan Ibas-Puspa. Di antaranya program Kartu Lansia, pemberdayaan pelaku UMKM, serta sejumlah program di sektor pertanian yang diharapkan memberikan dampak berganda (multiplier effect) terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Jika melihat perkembangan dalam delapan tahun terakhir, angka kemiskinan di Luwu Timur menunjukkan kecenderungan menurun. Pada 2019, jumlah penduduk miskin tercatat mencapai 20,83 ribu jiwa.
Pada tahun yang sama, persentase penduduk miskin berada di angka 6,98 persen dari total penduduk. Angka tersebut kemudian cenderung menurun, meski sempat mengalami kenaikan pada 2021 menjadi 6,94 persen dan kembali meningkat pada 2023 menjadi 6,93 persen.
