Puncak HUT ke-54 KORPRI di Lapangan Pendidikan Malili menjadi momentum Pemkab Luwu Timur mengajak warga memperkuat budaya taat pajak. Acara berlangsung hangat dan diprakarsai Bapenda, Senin (01/12/2025).
Sebanyak 34 wajib pajak menerima penghargaan atas kontribusi mereka terhadap pendapatan daerah. Penghargaan ini menegaskan bahwa kepatuhan pajak memberikan dampak nyata bagi pembangunan.
Wakil Ketua II DPRD Lutim, Hj Harisa Suharjo, menyampaikan bahwa kepatuhan pajak bukan hanya urusan administrasi. “Ini wujud kepedulian kita bersama untuk membangun Luwu Timur,” ujarnya.
Ia juga menyebut para wajib pajak teladan sebagai sosok berintegritas. “Mereka menjadi contoh bahwa kontribusi kecil sekalipun bisa membawa perubahan,” tambahnya.
Harisa menutup pesannya dengan ajakan sederhana namun tegas. “Mari terus jaga komitmen ini. Pembangunan daerah hanya bisa kuat jika kita bergerak bersama,” katanya.
Bapenda menilai kegiatan ini menjadi dorongan untuk terus menyederhanakan layanan pajak agar lebih mudah dan ramah bagi masyarakat.
Sinergi pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, dan warga diperlukan untuk memperkuat pendapatan asli daerah agar Lutim lebih mandiri.
Pada akhirnya, kepatuhan pajak adalah bentuk gotong royong modern untuk membangun Luwu Timur yang maju dan stabil.
