Sarambang.id – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyatakan keseriusannya dalam menangani banjir yang kerap melanda tiga desa di Kecamatan Burau, yakni Desa Lagego, Lauwo, dan Burau Pantai.
Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan PTPN IV Unit Burau.
Hal itu diungkapkan dalam rapat paripurna DPRD Luwu Timur dengan agenda jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2024, Kamis (17/7/2025).
“Pemerintah Daerah akan berkoordinasi dengan PTPN IV Luwu Timur, agar segera memperbaiki fasilitas umum yang merugikan masyarakat,” ujar Wabup Puspawati.
Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas sorotan tiga fraksi di DPRD Luwu Timur, yakni Fraksi PDIP, GPR, dan PAN, yang dalam pandangan umumnya menyoroti peran PTPN IV dalam persoalan banjir yang terus terjadi di wilayah Burau.
Sebagai bentuk langkah nyata, Pemkab Luwu Timur juga akan menurunkan Tim Pendataan dan Identifikasi Teknis (Pendit) ke lokasi terdampak banjir.
“Kami akan menurunkan Tim Pendit untuk membantu mengatasi banjir di Burau,” tambah Wabup Puspawati.
Untuk informasi, Tim Pendit atau Tim Pendataan dan Identifikasi Teknis merupakan tim teknis dari yang bertugas melakukan survei lapangan, menganalisis penyebab banjir, serta menyusun langkah-langkah penanganan teknis seperti normalisasi sungai, perbaikan drainase, hingga identifikasi kerusakan infrastruktur penunjang lainnya.(*)
