Banjir Bercampur Lumpur Genangi Desa Lagego, Warga Desak PTPN IV Burau Bertindak

Sarambang.id – Warga Desa Lagego, Kecamatan Burau, Luwu Timur, hanya bisa pasrah saat banjir bercampur lumpur menggenangi permukiman mereka, Kamis malam (11/07/2025). Tak hanya sekali, air bah tersebut datang dua kali dalam satu malam.

Informasi yang dihimpun, banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur Luwu Timur, namun, warga juga menduga banjir tersebut merupakan imbas dari aktivitas PTPN IV Unit I Luwu yang beroperasi di sekitar desa.

Kepala Desa Lagego, Akbar Huzair, langsung turun meninjau lokasi terdampak keesokan harinya, salah satu titik yang menjadi perhatiannya adalah kawasan tambak ikan milik warga di Dusun Lagego 1.

“Pagi ini kami tinjau langsung tambak warga. Kurang lebih ada 30 hektare tambak yang terdampak,” ungkap Akbar.

Merespons keluhan warga, Pemerintah Desa bersama masyarakat telah melakukan pertemuan dengan manajemen PTPN IV Unit I untuk mencari solusi jangka pendek dan panjang.

Dalam pertemuan yang digelar pada Jumat (12/07/2025), warga yang dipimpin langsung oleh Kades Akbar Huzair, menyampaikan beberapa poin tuntutan kepada pihak perusahaan, antara lain:

1. Segera melakukan normalisasi cekdam dan aliran sungai hingga ke wilayah pemukiman warga.

2. Pengusulan pembuatan Sedimen Foil, yang sudah dalam proses pengajuan persyaratan ke PTPN IV Regional Medan.

3. Pemberian timbunan sirtu kepada warga terdampak banjir.

Sebagai langkah awal, kata Akbar, pihak PTPN IV dikabarkan telah menyewa alat berat untuk melakukan normalisasi saluran air di sejumlah titik.

Sementara untuk solusi jangka panjang telah diusulkan ke PTPN, sehingga melahirkan komitmen bahwa bagian Hulu akan dikerjakan oleh PTPN, sementara Pemda dan Pemdes akan mengerjakan bagian Hilir.(*)