Fraksi GPR Dorong Penggalian Sumber Pendapatan Baru, Soroti Potensi Sektor Ekonomi Luwu Timur

Rusdi Layong

Dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Luwu Timur yang membahas Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat (GPR) mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius menggali potensi ekonomi lokal sebagai strategi peningkatan pendapatan daerah.

Pandangan tersebut disampaikan oleh juru bicara Fraksi GPR, Rusdy Layong, ST., yang menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan sumber-sumber pendapatan alternatif. Ia menyebutkan sektor pariwisata, perdagangan, klasifikasi tanah, dan pertambangan sebagai potensi yang belum digarap maksimal.

“Potensi ekonomi yang dimaksud adalah di antaranya dari sektor pariwisata, perdagangan, perubahan klas tanah, dan pertambangan,” ujar Rusdy saat membacakan pandangan akhir fraksi di ruang sidang DPRD.

Menurut Rusdy, kebijakan umum pendapatan daerah perlu tetap mengacu pada sasaran peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dan optimalisasi kapasitas fiskal. Ia juga menegaskan bahwa Fraksi GPR akan terus mendukung dan mengawal pembangunan daerah demi tercapainya kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Rusdy menyampaikan pentingnya komitmen pemerintah untuk tetap berpihak kepada rakyat dan tidak ragu melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang keliru.

“Semua yang baik kita lanjutkan, semua yang keliru kita benahi, dan yang salah kita tinggalkan,” tegasnya.

Dengan semangat menuju “Luwu Timur Juara”, Fraksi GPR bertekad untuk tetap konsisten menjadi bagian dari penyelenggara pemerintahan yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Sidang Paripurna yang digelar pada Jumat, 22 Agustus 2025 tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ober Datte dan dihadiri oleh seluruh anggota dewan.