LUWU TIMUR – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur, Jihadin Peruge, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik maupun pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai agama dan akhlak mulia juga menjadi faktor penting dalam mewujudkan daerah yang maju dan harmonis.
Pernyataan tersebut disampaikan Jihadin saat menghadiri Tabligh Akbar “Luwu Timur Menjemput Hidayah #5” yang berlangsung di Lapangan Benteng Sorowako, Kecamatan Nuha, Sabtu malam (6/6/2026).
Kegiatan yang digagas oleh Komunitas Sahabat Hidayah Luwu Timur itu dihadiri ribuan jamaah dan menghadirkan dai nasional, Ustaz Muhammad Nur Maulana, sebagai penceramah.
Dalam kesempatan itu, Jihadin mengatakan bahwa kegiatan dakwah memiliki peran penting dalam memperkuat keimanan masyarakat sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah keberagaman yang menjadi ciri Kabupaten Luwu Timur.
“Tabligh Akbar tidak hanya menjadi wadah untuk menambah ilmu agama, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta mengajak masyarakat membangun kehidupan yang lebih baik dengan berlandaskan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Politisi Partai NasDem tersebut menilai bahwa pembangunan daerah seharusnya berjalan seiring dengan penguatan karakter masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai spiritual menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta saling menghargai antarsesama.
Ia juga menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia tidak hanya ditentukan oleh tingkat pendidikan atau kondisi ekonomi, tetapi juga oleh integritas moral dan akhlak yang dimiliki masyarakat. Karena itu, kegiatan keagamaan dinilai memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi yang berkarakter.
Jihadin berharap kegiatan tabligh akbar maupun aktivitas dakwah lainnya dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, forum keagamaan seperti ini mampu memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, dan menumbuhkan semangat kebersamaan sebagai fondasi pembangunan Kabupaten Luwu Timur.
