SARAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale” atau “Perseroan”, IDX Ticker: INCO), kembali menyampaikan laporan produksi pada triwulan pertama di tahun 2023, Selasa 18/04/2023.
Dalam laporan tersebut, PT Vale memproduksi 16.769 metrik ton (“t”) nikel dalam matte pada triwulan pertama tahun ini (1T23).
Capaian produksi di triwulan pertama tahun ini masing-masing sekitar 4% dan 21% lebih tinggi dibandingkan dengan produksi pada tahun sebelumnya yakni triwulan ke empat tahun 2022 (4T22) dan triwulan pertama tahun 2022 (1T22).
![]()
Adapun untuk tahun ini (2023) PT Vale menarget menghasilkan produksi secara aman dan berkelanjutan pada kisaran 70.000 metrik ton.
“Perseroan terus menjaga keandalan operasional Furnace 4 setelah pembangunan kembali rampung tahun lalu. Pada Furnace 2, sebagai bagian dari strategi, kami telah melakukan perbaikan atap secara aman yang dilakukan lebih awal yaitu pada Maret 2023, dan bukan pada 4Q23 Hal ini untuk mendapatkan keandalan produktivitas Furnace 2 di2023”.
“Selain itu, Perseroan juga mampu meningkatkan recovery penambangan dengan memaksimalkan armada tambang yang lebih kecil pada proyek bottom ore recovery” Ujar CEO dan Presiden Direketur PT Vale, Febriany Eddy.
Ia juga mengatakan sangat bersyukur atas pencapaian tersebut dimana capaian ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh karyawan Perseroan.(*)
