OJT Kegawatdaruratan Ibu dan Anak, Penguatan Kapasitas Tenaga Kesehatan di Luwu Timur

Sarambang.id – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Salah satunya melalui On The Job Training (OJT) Kasus Kegawatdaruratan Ibu dan Anak bagi tenaga kesehatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan bekerja sama dengan RSUD I Lagaligo.

Kegiatan yang berlangsung di Aula RSUD I Lagaligo ini dibagi ke dalam empat angkatan. Setiap angkatan mengikuti pelatihan intensif selama tiga hari dengan peserta dari sembilan Puskesmas, masing-masing mengirimkan satu dokter, satu bidan, dan satu perawat.

Mewakili Direktur RSUD I Lagaligo, Kepala BAUK, Baso Simun, SKM, menekankan pentingnya komunikasi efektif dalam pelayanan kesehatan.

“Dengan adanya komunikasi yang efektif antara puskesmas dan rumah sakit, angka kematian ibu dan anak bisa diminimalisir. Rumah sakit siap mendukung dan memfasilitasi setiap kegiatan terkait peningkatan mutu pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, dr. Helmi Kahar, M.Tr.Adm.Kes, menyampaikan bahwa tantangan kesehatan semakin kompleks seiring perubahan pola penyakit, tuntutan masyarakat terhadap layanan berkualitas, serta perkembangan kebijakan dan teknologi.

“OJT ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga proses pembelajaran menyeluruh, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap profesional,” tegasnya.

Melalui program pelatihan ini, pemerintah daerah berharap tenaga kesehatan di tingkat puskesmas semakin sigap, terampil, dan profesional dalam menangani kasus kegawatdaruratan ibu dan anak.

Langkah ini juga sejalan dengan visi mewujudkan Luwu Timur yang maju dan sejahtera melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.(*)