Sinergi Lintas Sektor, PT Vale Dukung Terwujudnya Lingkungan Belajar Bebas Narkoba Lewat Sekolah Bersinar

Malili – PT Vale Indononesia Tbk ikut ambil bagian dalam mendorong terwujudnya lingkungan sekolah bagi siswa-siswi di Luwu Timur, yang terbebas dari ancaman narkoba.

Senior Koordinator Health and Business Support PT Vale Indonesia Tbk, Haris Baso, mengatakan penanganan persoalan narkoba harus dilakukan secara bersama-sama.

Hal itu diungkapkan Haris dalam kegiatan Deklarasi Sekolah Bersih dari Narkoba (Bersinar) yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Luwu Timur, Kamis 07/05/2026.

Sekolah Bersinar merupakan sinergi lintas sektor yang antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, BNN Provinsi Sulawesi Selatan, Polres Luwu Timur, dan PT Vale Indonesia Tbk, sebagai upaya memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar.

Dalam kesempatan itu, Haris menyampaikan bahwa saat ini satuan tugas anti narkoba telah terbentuk di 37 sekolah sederajat di Luwu Timur. Namun menurutnya, keberadaan satgas tersebut masih membutuhkan penguatan kapasitas dan pendampingan berkelanjutan.

Haris mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya peredaran narkoba di Sulawesi Selatan yang disebut masuk peringkat lima nasional.

Olehnya itu, ia berharap sekolah Bersinar bisa menciptakan rasa aman bagi orang tua dan anak-anak mereka dengan terwujudnya lingkungan sekolah bebas narkoba.

“Kami berharap satgas ini bisa menjadi teman bagi siswa baik itu di sekolah, lingkungan pergaulan, maupun keluarga. Sekolah Bersinar harus memberikan rasa aman bagi orang tua bahwa anak-anak mereka belajar di lingkungan yang bebas narkoba,” Harapnya.

Dikesempatan yang sama, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam meminta para guru dan masyarakat agar berani melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah maupun pergaulan anak-anak.

“Kalau ada yang mencurigakan, segera laporkan. Jangan takut. Kalau guru merasa kesulitan, lapor langsung supaya bisa kita tangani bersama. Jangan sampai generasi muda Luwu Timur menjadi korban,” ujarnya.(*)