Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Luwu Timur menghadirkan layanan pengaduan darurat terpadu bertajuk Halo Damkar untuk memberikan respons cepat terhadap berbagai kejadian kedaruratan di tengah masyarakat.
Layanan ini tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga mencakup penyelamatan, pencarian, evakuasi saat bencana, penanganan hewan berbahaya, hingga pohon tumbang. Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan konsultasi terkait pencegahan kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Luwu Timur, Guntur Hafid, menegaskan bahwa layanan ini hadir untuk memastikan setiap laporan masyarakat dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Melalui Halo Damkar, kami ingin memastikan setiap kejadian darurat bisa segera dilaporkan dan ditindaklanjuti tanpa hambatan,” ujar Guntur Hafid, Rabu 8 April 2026.
Ia menjelaskan, masyarakat dapat melakukan pengaduan dengan menghubungi nomor layanan sesuai wilayah atau melalui WhatsApp. Selain itu, tersedia juga barcode yang bisa dipindai untuk mempermudah pelaporan dengan mengirimkan lokasi dan dokumentasi kejadian.
Adapun beberapa nomor layanan Damkar di Luwu Timur antara lain:
Mako Damkar: 0811-4111-3247
Malili: 0811-4181-302
Burau: 0811-4471-234
Wasuponda: 0811-4184-8433
Wotu: 0811-4442-900
Towuti: 0811-4181-325
Tomoni: 0811-4181-315
Tomoni Timur: 0811-4106-066
Kalaena: 0811-4444-234
Angkona: 0811-4183-322
Guntur juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan ini, terutama dalam situasi darurat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Luwu Timur untuk segera melapor jika terjadi keadaan darurat. Jangan menunggu hingga kondisi memburuk. Partisipasi aktif masyarakat sangat membantu kami dalam mempercepat penanganan di lapangan,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan langkah pencegahan sejak dini guna meminimalisir risiko kebakaran maupun bencana lainnya.(*)
