Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memantapkan kesiapan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Tipe 2 di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, agar segera dapat difungsikan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia mengatakan bahwa Labkesmas ini sudah dikunjungi langsung oleh Kepala Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Makassar.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan ruangan maupun fasilitas yang tersedia memenuhi standar dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur mengatakan, keberadaan Labkesmas akan menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan di daerah.
“Labkesmas ini kita harapkan segera difungsikan. Kami terus mempersiapkan seluruh aspek yang dibutuhkan, baik sarana prasarana, peralatan maupun sumber daya manusia, sehingga ketika beroperasi nanti pelayanan dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.
Menurutnya, Labkesmas tidak hanya berperan dalam pemeriksaan laboratorium, tetapi juga mendukung upaya promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kita ingin Labkesmas ini tidak sekadar menjadi gedung atau fasilitas pemeriksaan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemeriksaan yang cepat dan akurat akan membantu mendukung upaya deteksi dini serta penanganan berbagai persoalan kesehatan,” katanya.
Sebelumnya, pembangunan Labkesmas Luwu Timur merupakan salah satu proyek strategis di bidang kesehatan. Gedung tersebut dibangun di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, dengan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025.
Pada April 2026, Wakil Bupati Puspawati menegaskan bahwa pengoperasian Labkesmas Tipe 2 diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh layanan pemeriksaan laboratorium tanpa harus menempuh perjalanan ke luar daerah.
“Pemerintah akan terus berbenah, termasuk dengan beroperasinya Labkesmas Tipe 2 ini nantinya, sehingga masyarakat bisa mengakses layanan pemeriksaan laboratorium dengan lebih mudah, cepat, dan berkualitas tanpa harus menempuh jarak jauh ke luar daerah,” ujar Puspawati.
Tim Labkesmas Makassar juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Luwu Timur sebagai kabupaten yang paling banyak mengirimkan sampel HPV DNA ke Labkesmas Makassar sepanjang 2025.
Apresiasi tersebut dinilai menjadi gambaran komitmen Pemkab Luwu Timur dalam memperkuat pelayanan kesehatan, termasuk pada aspek promotif dan preventif.
Kepala BBLKM Makassar, Dr. dr. Irene, mengatakan pihaknya ingin memastikan gedung dan fasilitas Labkesmas Luwu Timur benar-benar siap digunakan secara maksimal.
“Kami ingin memastikan bahwa gedung dan fasilitas yang ada benar-benar siap beroperasi secara maksimal demi pelayanan publik yang prima,” ujarnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Dinas Kesehatan Luwu Timur menargetkan Labkesmas dapat segera difungsikan dan menjadi salah satu fasilitas penunjang pelayanan kesehatan yang lebih cepat, akurat dan mudah diakses masyarakat.(*)
