Bupati Irwan Bachri Syam Dampingi Peserta Tes PPPK: Suara Pemimpin yang Menyentuh Hati

Bukan hanya datang memantau, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, hadir di lokasi ujian PPPK Tahap II di Kampus Universitas Islam Makassar sebagai figur yang memberi ketenangan, bukan tekanan. Didampingi oleh Anggota DPRD Sulsel Ani Nurbani, kehadiran Irwan terasa lebih sebagai dorongan moral daripada simbol kekuasaan, senin (12/5/2025).

Sejak pagi, atmosfer ujian yang biasanya tegang berubah lebih tenang. Di antara suara petugas dan langkah kaki peserta, suara Bupati Irwan menyapa hangat:

“Ingat wajah orang tua, yang dengan penuh harapan menunggu kesuksesan kalian. Sebelum mulai ujian, sempatkan untuk menenangkan hati dan berdoa,” ucapnya, menyentuh sisi emosional para peserta.

Irwan tak datang untuk mengawasi secara kaku, melainkan memastikan setiap individu yang berjuang di ujian ini merasa dihargai, diberdayakan, dan didoakan.

Bagi Irwan, PPPK bukan hanya ajang unjuk kemampuan teknis, tetapi juga momentum untuk menilai karakter. Ia menekankan bahwa menjadi aparatur negara menuntut kejujuran dan integritas tinggi.

“Tes ini bukan hanya soal kompetensi, tetapi juga tentang integritas dan kesiapan untuk menjadi abdi negara,” tegasnya.

Ia berharap suasana yang kondusif dan sistem yang transparan bisa memberi ruang adil bagi semua peserta. Oleh sebab itu, pengamanan diperketat. Satpol PP Luwu Timur turut diturunkan untuk mengawal proses seleksi, mulai dari pengecekan peserta hingga menjaga ketertiban lokasi ujian.

Sebagian peserta mengaku terkejut namun terharu melihat kehadiran langsung bupati mereka.

“Rasanya seperti diberi semangat langsung dari orang tua sendiri,” ujar Fitri, salah satu peserta formasi guru.

Langkah Irwan ini memperlihatkan bahwa kepemimpinan tak selalu soal kebijakan dan anggaran. Kadang, cukup dengan hadir, menyapa, dan memberi semangat, seorang pemimpin bisa menyalakan api harapan di tengah kecemasan ribuan peserta yang sedang menggantungkan masa depan.