DPRD Kabupaten Luwu Timur menerima kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (LHP BPK RI) DPRD Kabupaten Tana Toraja. Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai forum berbagi pengalaman mengenai tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK serta penguatan tata kelola keuangan daerah.
Kegiatan berlangsung di Ruang Aspirasi DPRD Luwu Timur, Selasa (28/7/2026), dengan dihadiri jajaran pimpinan dan anggota DPRD dari kedua daerah.
Rombongan DPRD Tana Toraja diterima Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, bersama Wakil Ketua II Hj. Harisah Suharjo, Ketua Pansus LHP BPK RI DPRD Luwu Timur Muhammad Nur, Sekretaris DPRD Alamsyah Perkesi, serta jajaran Sekretariat DPRD.
Ketua Pansus LHP BPK RI DPRD Kabupaten Tana Toraja, Semuel Pali Tandi Rerung, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memperkaya referensi dalam penyusunan rekomendasi DPRD terhadap hasil pemeriksaan BPK.
Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Tana Toraja telah berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama tiga tahun berturut-turut. Meski demikian, menurutnya, pemerintah daerah bersama DPRD tetap berkomitmen melakukan berbagai penyempurnaan dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Kami ingin terus memperbaiki tata kelola keuangan daerah sehingga berbagai catatan dan rekomendasi hasil pembahasan Pansus dapat menjadi bahan perbaikan ke depan,” ujar Semuel.
Sementara itu, Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, menegaskan bahwa raihan opini WTP tidak berarti pemerintah daerah terbebas dari temuan pemeriksaan. Menurutnya, yang lebih penting adalah komitmen seluruh pihak dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan BPK.
“Opini WTP menunjukkan laporan keuangan telah disusun sesuai standar yang berlaku. Namun, setiap rekomendasi hasil pemeriksaan tetap harus ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan,” kata Ober.
Ia menambahkan, pelaksanaan rekomendasi BPK merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.
Melalui pertemuan tersebut, DPRD Luwu Timur berharap hubungan antarlembaga legislatif semakin erat, sekaligus menjadi wadah bertukar pengalaman dalam meningkatkan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah agar berjalan lebih efektif dan sesuai ketentuan.
