Kabupaten Luwu Timur membuka peluang menjadi salah satu daerah penyelenggara kejuaraan off-road berskala besar di Sulawesi Selatan. Kesiapan tersebut ditegaskan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, setelah resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Cabang Indonesia Off-Road Federation (IOF) Kabupaten Luwu Timur periode 2026–2030.
Pelantikan bersama jajaran pengurus berlangsung di Bundaran Batara Guru (BBG), Malili, Sabtu (17/10/2026), dipimpin Ketua Pengurus Daerah IOF Sulawesi Selatan, Adi Rasyid Ali.
Irwan menilai Luwu Timur memiliki peluang untuk mengambil peran lebih besar dalam penyelenggaraan kegiatan otomotif, khususnya olahraga off-road. Ia pun berharap kepercayaan sebagai tuan rumah dapat diberikan kepada daerahnya untuk berbagai agenda kejuaraan, mulai dari tingkat regional hingga nasional.
Menurutnya, kiprah komunitas off-road Luwu Timur selama ini telah menunjukkan partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan. Pengalaman dan keterlibatan tersebut menjadi modal untuk mengembangkan penyelenggaraan event yang lebih besar.
“IOF Luwu Timur terbukti selalu hadir di paling depan dan aktif meramaikan dunia off-road. Kami berharap Pengda IOF Sulsel menyerahkan penyelenggaraan berbagai event berskala regional hingga nasional kepada kami,” tegas Bupati Irwan.
Dalam kesempatan itu, Irwan juga menyampaikan penghargaan kepada pengurus sebelumnya atas kontribusi yang telah diberikan. Kepada jajaran pengurus baru, ia berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan semangat kebersamaan dan komitmen mengembangkan kegiatan off-road di Luwu Timur.
Rangkaian pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Pengda IOF Sulsel, Syahrir. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan pataka sebagai simbol resmi pergantian kepemimpinan organisasi.
Ketua Pengda IOF Sulsel, Adi Rasyid Ali, dalam sambutannya turut memberikan apresiasi terhadap sejumlah program Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Salah satu yang mendapat perhatian adalah Kartu Lansia, yang menurutnya memberikan manfaat bagi masyarakat lanjut usia.
Adi juga mengingatkan bahwa keberadaan IOF tidak sebatas menjadi wadah penyaluran hobi otomotif. Organisasi ini memiliki tanggung jawab sosial yang lebih luas, termasuk mendukung kegiatan kemanusiaan dan penanganan bencana.
Dengan dukungan kendaraan berkemampuan melintasi medan sulit, anggota IOF dapat membantu menjangkau wilayah yang sulit diakses ketika terjadi bencana alam. Peran tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi organisasi kepada masyarakat.
Selain pengukuhan pengurus, kegiatan juga diisi dengan penyerahan sejumlah penghargaan dan atribut organisasi. Pin Apresiasi Offroader Teraktif diberikan kepada Irwan Rusdiady yang mewakili Tim Anoa Merah Putih Overland.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan sertifikat klub dari Pengurus Pusat IOF serta Kartu Tanda Anggota (KTA) oleh Ketua Pengcab IOF Luwu Timur. Penghargaan serupa juga diberikan kepada H. Jabir sebagai perwakilan Tim Anoa Lutim Extreme, yang dilanjutkan dengan penyerahan KTA.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan dihadiri Kapolres Luwu Timur AKBP Irwan Kurniadi, Pabung Luwu Timur Mayor Arm. Syafaruddin, sejumlah anggota DPRD, Kepala Kantor Kementerian Agama Luwu Timur Rusdi Daming, perwakilan kepala OPD, para camat, serta perwakilan manajemen eksternal PT Vale Indonesia dan PT Citra Lampia Mandiri.
Dengan kepengurusan baru ini, IOF Luwu Timur diharapkan semakin aktif mengembangkan olahraga otomotif sekaligus memperluas kontribusi sosialnya. Rencana menghadirkan kejuaraan regional dan nasional juga menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi daerah serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui kegiatan berskala besar.
