Maksimalkan Pelayanan Kesehatan, RSUD I Lagaligo Gelar Pelatihan Tata Laksana Nyeri

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, RSUD I Lagaligo Kabupaten Luwu Timur menggelar pelatihan Tata Laksana Nyeri bagi tenaga kesehatan, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula rumah sakit tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Pelatihan diikuti oleh dokter umum, perawat, dan bidan. Selain peserta yang hadir secara langsung, kegiatan juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting oleh peserta yang berhalangan hadir di lokasi.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yakni dr. Madonna D. Datu, Sp.An-TI, Subsp.MN(K)-FIPM dan Zakaria, S.Kep., Ns. Keduanya membagikan materi terkait konsep nyeri, metode penilaian atau pengkajian nyeri, hingga strategi penanganan yang efektif, komprehensif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Direktur RSUD I Lagaligo, dr. Irfan, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu memberikan pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat.

“Nyeri merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami pasien dan menjadi indikator penting dalam pelayanan kesehatan. Karena itu, tenaga medis harus memiliki kemampuan yang baik dalam melakukan pengkajian dan tata laksana nyeri secara tepat sehingga pasien mendapatkan penanganan yang optimal,” ujar dr. Irfan.

Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pelayanan rumah sakit yang profesional, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap dokter, perawat, dan bidan dapat memperbarui pengetahuan serta keterampilannya sesuai perkembangan ilmu kedokteran dan keperawatan. Pada akhirnya, hal ini akan berdampak pada peningkatan mutu layanan dan kepuasan pasien di RSUD I Lagaligo,” tambahnya.

Sementara itu, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai pendekatan dalam pengelolaan nyeri, mulai dari identifikasi, pengukuran tingkat nyeri, hingga langkah-langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi pasien.

Melalui kegiatan tersebut, RSUD I Lagaligo berharap seluruh tenaga kesehatan dapat semakin kompeten dalam memberikan pelayanan yang profesional, optimal, dan berkualitas, sekaligus mendukung upaya peningkatan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Luwu Timur.(*)