Distribusi air bersih kepada pelanggan Perumda Air Minum (Perumdam) Waemami di sejumlah wilayah mengalami gangguan akibat kebocoran pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 10 inci yang berada di Desa Atue.
Akibat kerusakan tersebut, pasokan air bersih untuk pelanggan di Desa Manurung, Desa Lakawali, dan beberapa wilayah sekitarnya terpaksa dihentikan sementara hingga proses perbaikan selesai dilakukan.
Senior Manajer Teknik dan Pengolahan Perumdam Waemami, Irsan, ST, mengatakan bahwa tingkat kerusakan yang terjadi membutuhkan penanganan khusus karena posisi pipa berada pada kedalaman tertentu.
“Kondisi di lapangan mengharuskan kami menggunakan bantuan alat berat (excavator) agar proses penggalian dan penyambungan pipa dapat berjalan lebih presisi dan cepat. Kami berupaya semaksimal mungkin agar pekerjaan ini selesai sesegera mungkin,” ujarnya.
Menurut Irsan, alat berat akan segera dikerahkan ke lokasi kebocoran dan pekerjaan perbaikan dijadwalkan mulai dilaksanakan esok hari. Selama proses pengerjaan berlangsung, aliran air ke wilayah terdampak akan ditutup sementara guna mendukung kelancaran pekerjaan teknis di lapangan.
Perumdam Waemami mengimbau pelanggan yang terdampak untuk segera menampung sisa air yang masih tersedia serta terus memantau informasi terbaru melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.
Manajemen Perumdam Waemami juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas gangguan layanan tersebut.
“Pihak manajemen memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan, khususnya di wilayah Desa Manurung, Desa Lakawali, dan sekitarnya. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan perbaikan secepat mungkin agar layanan dapat kembali normal,” tutupnya.(*)
