PT Citra Lampia Mandiri (PT CLM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui Program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan alat tangkap kepada kelompok nelayan di Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Jumat, 7 Agustus 2026.
Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Kantor Desa Harapan dan melibatkan 50 nelayan tangkap yang tergabung dalam lima kelompok nelayan.
Senior Supervisor PPM PT CLM, Mehdi Insana Kamil, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat pemberdayaan nelayan lokal.
“Kami berharap dengan adanya bantuan terhadap lima kelompok nelayan ini dapat mendukung peningkatan ekonomi bagi masyarakat dan pemberdayaan nelayan lokal Desa Harapan. Ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan PT CLM,” kata Mehdi.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bagian dari salah satu dari delapan Pilar Utama PPM, khususnya pada aspek peningkatan pendapatan riil masyarakat di subbidang perikanan.
Sektor perikanan tangkap menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat pesisir Desa Harapan. Karena itu, dukungan terhadap sarana produksi dinilai penting untuk membantu nelayan meningkatkan efektivitas kegiatan penangkapan ikan.
Dengan tersedianya alat tangkap yang lebih memadai, nelayan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas usaha serta memperoleh pendapatan yang lebih baik secara berkelanjutan.
Namun, pemberdayaan masyarakat tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan. Pemanfaatan sarana secara tepat, pengelolaan kelompok yang baik, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting agar bantuan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
PT CLM menilai keberhasilan program PPM tidak semata-mata diukur dari jumlah bantuan yang diberikan, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut mampu menciptakan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat penerima.
Karena itu, sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, kelompok nelayan, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.
Melalui program tersebut, PT CLM berharap masyarakat Desa Harapan dapat semakin mengoptimalkan potensi sektor perikanan sebagai salah satu sumber penghidupan, dengan tetap memperhatikan pemanfaatan sumber daya secara produktif dan bertanggung jawab.
PT CLM juga menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan program PPM yang partisipatif, terukur, dan berorientasi pada keberlanjutan. Dengan demikian, manfaat program diharapkan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi turut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup dan ketahanan ekonomi masyarakat Desa Harapan
