Kompetisi sepak bola antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal di Kabupaten Luwu Timur dinilai memiliki manfaat lebih luas dari sekadar aktivitas olahraga. Kegiatan tersebut menjadi ruang membangun komunikasi dan memperkuat hubungan kerja antarlembaga pemerintahan.
Anggota DPRD Luwu Timur, Rusdi Layong, menilai pertemuan para pegawai dan aparatur dari berbagai instansi melalui kegiatan olahraga dapat menciptakan suasana yang lebih cair sehingga hubungan antarlembaga semakin solid.
Hal itu disampaikannya saat memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan turnamen yang berlangsung sejak 22 Juni hingga 3 Agustus 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur.
Menurut Rusdi, keterlibatan 26 tim dari berbagai OPD dan instansi vertikal menunjukkan tingginya antusiasme aparatur pemerintah dalam mengikuti kegiatan bersama. Interaksi yang terbangun selama kompetisi diharapkan tidak berhenti setelah pertandingan berakhir, tetapi dapat memperkuat koordinasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Olahraga bisa menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan memperkuat hubungan antarsesama instansi. Kebersamaan seperti ini penting karena sinergi yang baik akan mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan,” ujar Rusdi, Senin (3/8).
Ia menilai kegiatan olahraga bersama juga dapat menjadi momentum bagi aparatur untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun semangat kolektif. Menurutnya, lingkungan kerja yang memiliki hubungan baik akan lebih mudah membangun koordinasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Rusdi turut mengapresiasi seluruh peserta yang telah menjaga semangat kompetisi hingga pertandingan terakhir. Ia berharap persaingan di lapangan tidak mengurangi hubungan baik yang telah terbangun antarpeserta.
Turnamen tersebut akhirnya dimenangkan tim Damkar setelah mengalahkan Dikbud dengan skor 3-0 pada pertandingan final yang berlangsung di Stadion H. Andi Hasan Opu To Hatta Malili.
Rusdi berharap pemerintah daerah dapat mempertahankan kegiatan serupa pada tahun-tahun mendatang dengan konsep yang semakin berkembang. Selain menjadi bagian dari pembinaan olahraga, turnamen antarinstansi dinilai dapat menjadi wadah memperkuat solidaritas aparatur sekaligus membangun semangat kolaborasi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Luwu Timur.
