Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggandeng Save The Children (STC) untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Kekerasan Berbasis Gender (KBG), khususnya terhadap perempuan dan anak.
Kolaborasi tersebut dibahas dalam Seminar dan Rapat Koordinasi Multi Stakeholders yang berlangsung di Wisma Trans Malili, Rabu (4/11/2026). Kegiatan ini menjadi ruang koordinasi lintas sektor untuk membangun sistem perlindungan yang lebih terpadu.
Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan Setdakab Luwu Timur, Azwan Aziz, mengatakan kekerasan berbasis gender bukan sekadar persoalan individu atau keluarga, tetapi juga menyangkut kemanusiaan, keadilan, dan pembangunan daerah.
“Kita perlu memastikan tersedianya mekanisme pelaporan yang mudah diakses, layanan yang aman dan berpihak kepada korban, pendampingan hukum dan psikologis, perlindungan bagi korban dan saksi, serta proses penanganan yang cepat, terpadu, dan tidak diskriminatif,” ujar Azwan Aziz.
Ia menegaskan, Pemkab Luwu Timur berkomitmen memperkuat kebijakan, kelembagaan, penganggaran, serta kapasitas sumber daya manusia dalam pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender.
“Kami meyakini bahwa keberhasilan pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender berhubungan langsung dengan terwujudnya Luwu Timur yang maju dan sejahtera,” jelasnya.
Sementara itu, Project Manager Program ELEVATE Save The Children, Ni Nyoman Anna Marthanti, menjelaskan program tersebut bertujuan melindungi perempuan dan anak perempuan dari berbagai bentuk kekerasan berbasis gender melalui pemberdayaan ekonomi.
“Kita merangkul semua, termasuk teman-teman disabilitas,” ujarnya.
Program ELEVATE dilaksanakan di tiga kabupaten di Luwu Raya, yakni Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Pelaksanaannya melibatkan berbagai mitra untuk memperluas jangkauan pemberdayaan ekonomi sekaligus memperkuat perlindungan perempuan dan anak perempuan.
Sebagai tindak lanjut kolaborasi, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Luwu Timur juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Save The Children terkait pelaksanaan program ELEVATE di daerah tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Hj. Harisah Suharjo, Kasat Reskrim Polres Luwu Timur AKP Jody Dharma, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Dinas Kominfo-SP Andi Tabacina Akhmad, perwakilan OPD, Community Social Worker (CSW), Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), serta unsur masyarakat sipil.(*)
