Dinsos Luwu Timur Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, PUSPAGA Batara Guru Hadirkan Layanan Pengaduan Digital

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Sosial terus memperkuat upaya perlindungan perempuan dan anak dengan menghadirkan layanan pengaduan yang lebih mudah diakses masyarakat melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Batara Guru.

Layanan yang diberi nama “Sapa PUSPAGA (Sahabat Perempuan dan Anak)” tersebut memungkinkan masyarakat menyampaikan pengaduan terkait kasus yang melibatkan perempuan dan anak secara cepat, mudah, dan rahasia melalui sistem pelaporan digital.

Melalui layanan ini, masyarakat cukup memindai kode QR yang telah disediakan, kemudian mengisi formulir pengaduan secara online dengan melengkapi identitas dan uraian permasalahan yang dilaporkan. Selanjutnya, laporan akan diverifikasi oleh petugas untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Luwu Timur, Masdin, mengatakan kehadiran layanan pengaduan digital tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan yang maksimal kepada perempuan dan anak.

“Perempuan dan anak merupakan kelompok yang harus mendapatkan perlindungan khusus. Melalui layanan Sapa PUSPAGA, kami ingin mempermudah masyarakat untuk melaporkan berbagai kasus yang membutuhkan penanganan, baik yang berkaitan dengan kekerasan, penelantaran, maupun persoalan sosial lainnya,” ujar Masdin.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan perlindungan sehingga korban maupun keluarga tidak lagi kesulitan dalam menyampaikan laporan.

“Sering kali kasus yang menimpa perempuan dan anak tidak terungkap karena minimnya akses pelaporan atau adanya rasa takut dari korban. Dengan sistem pengaduan yang mudah dan menjaga kerahasiaan pelapor, kami berharap masyarakat lebih berani melapor sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” katanya.

Masdin menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk akan dijaga kerahasiaannya dan diproses sesuai prosedur untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan serta pendampingan yang diperlukan.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak.

“Perlindungan perempuan dan anak bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindak kekerasan maupun pelanggaran hak terhadap perempuan dan anak,” tambahnya.

Melalui program PUSPAGA Batara Guru, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap upaya pencegahan dan penanganan kasus perempuan dan anak dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mewujudkan keluarga yang tangguh, aman, dan sejahtera di Bumi Batara Guru.