SARAMBANG– Kepala Disdagkop Luwu Timur, Senfry Oktafianus pastikan ketersedian pangan di Luwu Timur akan tetap aman hingga lebaran nanti.
Demikian dikatakan Senfry saat di konfirmasi media ini, Sabtu 18/03/23.
Dikatakan Senfry, meski ada sejumlah komoditi yang mengalami kenaikan harga, namun pemerintah akan tetap melakukan sejumlah upaya dalam menjaga ketersediaan dan kestabilan pangan.
Salahsatunya yakni akan menggelar pasar murah di 11 kecamatan di Luwu Timur, dimana terkait hal ini pihaknya telah melakukan koordinasi bersama Bupati Luwu Timur, H Budiman.
Kami sudah lakukan rapat koordinasi dengan pemerintah termasuk bapak Bupati bahwa tanggal 29 Maret sampai 12 April 2023 kami akan kembali melakukan pasar murah di 11 kecamatan,”ujar Senfry.
Adapun komoditas yang mengalami kenaikan yakni beras dari Rp13.000 perkilo menjadi Rp13.500, daging sapi perkilonya Rp135 ribu menjadi Rp140 ribu, daging ayam broiler atau ras dari Rp26.500 perkilo menjadi Rp28.000.
Lalu, telur ayam broiler atau ras Rp26.000 menjadi Rp 27.500 perkilo, cabe merah Rp40.000 perkilo menjadi Rp45.000 perkilonya, cabe rawit Rp45.000 perkilo menjadi Rp50.000, dan bawang putih Rp31.000 perkilo menjadi Rp33.000.
“Kalau sembako yang mengalami penurunan harga yakni bawang merah Rp37.000 perkilo turun menjadi Rp35.000 perkilonya, lalu ikan segar bandeng dan cakalang dari harga Rp30.000 perkilo turun menjadi Rp25.000,” kata Senfry.
Senfry juga menambahkan harga beras mengalami kenaikan diakibatkn pasokan minim, lalu saat ini belum memasuki masa panen.
“Untuk cabe masih dalam kondisi fluktuasi (diakibatkn curah hujan yang tinggi), lalu daging sapi, daging ayam, telur ayam dan bawang putih naik diakibatkan permintaan konsumen meningkat menjelang Ramadan,” tutup Senfry.(*)
