Masyarakat Dusun Balambano, Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, berencana menghentikan aktivitas proyek pipa minyak PT Vale Indonesia di sekitar permukiman warga, Rabu (30/9/2026).
Rencana tersebut menyusul tidak terlaksananya sejumlah kesepakatan yang sebelumnya dibahas antara masyarakat, Pemerintah Daerah Luwu Timur, DPRD Luwu Timur dan PT Vale Indonesia.
Tokoh masyarakat, pemuda, perempuan serta warga Balambano disebut akan terlibat dalam aksi penghentian pekerjaan proyek tersebut.
Juru Bicara Forum Komunikasi Masyarakat Balambano (FKMB), Risal Mujur, mengatakan masyarakat menilai PT Vale Indonesia tidak menjalankan komitmen yang telah disampaikan dalam pertemuan sebelumnya.
Menurutnya, manajemen PT Vale sempat menyampaikan kepada sejumlah media bahwa perusahaan akan menghentikan sementara pekerjaan proyek pipa minyak dan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui pertemuan di Kantor Camat Wasuponda.
Namun, kata Mujur, kesepakatan tersebut tidak kunjung direalisasikan.
“Manajemen PT Vale Indonesia menyampaikan pernyataan resminya saat diwawancarai oleh sejumlah media saat kunjungan DPRD Luwu Timur bersama Pemda Luwu Timur dan Masyarakat akan menghentikan projek Pipa minyak PT Vale dan menindak lanjuti pertemuan di kantor Camat Wasuponda. Namun hal tersebut tidak dilakukan,” ucap Risal Mujur.
Ia juga menyoroti ketidakhadiran PT Vale Indonesia dalam rapat yang telah dijadwalkan Pemerintah Daerah Luwu Timur pada Senin (27/9/2026).
Menurutnya, ketidakhadiran perusahaan menjadi salah satu alasan masyarakat kembali mempertanyakan komitmen PT Vale terhadap kesepakatan yang telah dibahas.
“Pasca kesepakatan penghentian projek. Besoknya dan hingga hari ini PT Vale Indonesia masih melakukan pekerjaan Projek pipa minyak PT Vale Indonesia,” tutur Mujur.
Ia menambahkan, pihaknya masih menyimpan rekaman pernyataan manajemen PT Vale terkait dua poin kesepakatan tersebut. Rekaman itu, kata dia, juga telah dikirimkan kepada Ketua Komisi III DPRD Luwu Timur.
“Berita yang dimuat sejumlah media lokal dan bukti rekaman suara Manajemen PT Vale Indonesia tersebut menjadi dasar masyarakat dan pemerintah desa Balambano akan menghentikan projek Pipa Minyak PT Vale Indonesia di dusun Balambano,” ujarnya.
Mujur menyebut langkah tersebut merupakan bentuk sikap masyarakat Balambano atas belum terlaksananya kesepakatan yang sebelumnya telah dibicarakan bersama para pihak.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan dari pihak PT Vale Indonesia mengenai rencana penghentian pekerjaan oleh masyarakat maupun tudingan bahwa perusahaan tidak menjalankan kesepakatan tersebut.(*)
